![]() |
| Sumber : Google |
Bkknewss.blogspot.com - Sebuah studi terbaru menunjukkan 369 miliar ton salju dan es mencair setiap tahunnya, lebih dari setengah jumlah tersebut ada di Amerika Utara. Hasil penghitungan menunjukkan bahwa cairnya es 18 persen lebih cepat dibandingkan tahun 2013.
Sementara bila dibandingkan dengan tahun 1960, gletser mencair 5 kali lebih cepat. Penyebab utamanya adalah pemanasan global yang terjadi.
"Lebih dari 30 tahun tiba-tiba hampir semua wilayah mulai kehilangan massa pada saat yang sama. Hal itu jelas perubahan iklim apabila anda melihat secara global," kata Direktur Layanan Pemantauan Gletser Dunia Universitas Zurich Michael Zemp, dilansir dari laman VOA, Kamis (11/4).
Gletser menyusut tercepat di Eropa Tengah, wilayah Kaukasus, Kanada barat, AS 48 negara bagian bawah, Selandia Baru dan dekat daerah tropis. Gletser di tempat-tempat ini rata-rata kehilangan lebih dari 1 persen massa mereka setiap tahun. Sementara wilayah Asia Barat adalah satu-satunya tempat di mana gletser tidak mencair, disebabkan karena iklim setempat.
Sejak 1961, dunia telah kehilangan 10,6 triliun ton es dan salju (9,6 triliun metrik ton). Itu cukup untuk menutupi 48 negara bagian bawah AS dengan es setebal 1,2 meter.
Dari sekian banyak faktor, yang paling besar pengaruhnya adalah menghangatnya air laut. Data terbaru menunjukkan meningkatnya suhu air laut berkontribusi 25-30 persen dalam pencairan gletser.
Bila dahulu gletser hanya mencair di musim panas dan bertambah kembali di musim dingin, saat ini gletser mencair lebih banyak dan penambahannya sedikit karena memanasnya suhu bumi.
Sumber : Akurat.co
Editor : Caki

Comments
Post a Comment