![]() |
| Ilustrasi Tidur. | Sumber : alzashop.com |
Bkknewss.blogspot.com - Mungkin sebagian orang ada yang bisa tidur dengan keadaan lampu menyala atau keadaan lampu mati. Berbicara soal tidur dan cahaya, tentu bisa langsung dibagi dalam dua kelompok. Ada yang suka tidur dengan lampu yang terang, dan ada juga yang tak suka ada cahaya dalam kamar saat tidur.
Kamu tentu masuk pada salah satu dari dua kategori ini. Tapi yang pasti, kamu tak begitu mengindahkan soal manfaatnya. Yang penting, bisa tidur nyenyak saja. Itu cukup. Iya kan?
Padahal, tidur dengan cahaya yang terang dan suasana kamar yang gelap punya manfaat kesehatan yang tersembunyi.
Everyday Health memberitakan di lamannya bahwa banyak orang memang takut saat gelap. Apalagi, tidur sendirian. Maka, mereka kerap menyalakan lampu. Namun tahukah kamu, tidur dengan kombinasi lampu yang terkadang terang dan kadang redup bisa memicu beberapa gangguan kesehatan berbahaya, termasuk kanker, kegemukan, sampai depresi.
Sebuah riset yang dikepalai Colleen Carney, PhD, seorang asisten dosen psikologi dari Ryerson University Toronto, Kanada, mengatakan bahwa cahaya dapat memicu hormon melatonin soporifik atau pemicu rasa kantuk yang dihasilkan sebagai persiapan tidur.
Jika kamu terus terpapar cahaya, maka kamu akan lebih lambat bangun pada pagi hari sekitar setengah jam.
“Jika seseorang kerap terpapar cahaya dan siklus tidurnya buruk, ini akan mengganggu keseluruhan siklus, dan menyebabkan masalah kesehatan yang makin memburuk,” katanya.
Maka, kamu disarankan meredupkan cahaya dalam kamar saat hendak tidur.
Sumber : Akurat.co
Editor : Caki

Comments
Post a Comment