Skip to main content

Resiko Kanker Konsumsi Daging Olahan Ternyata Lebih Besar

Daging olahan. | Sumber : google

Bkknewss.blogspot.com - Bagi anda yang doyan daging olahan, jangan terlalu sering mengonsumsi daging olahan. Itu berbahaya! Sekali lagi! Itu berbahaya!

Hanya makan sedikit daging olahan seperti bacon setiap hari bisa memicu kanker usus. Itu diungkapkan dari hasil penelitian Universitas Oxford yang didanai oleh Cancer Research UK. Sebelumnya, Badan Kesehatan Dunia (WHO) juga memperingatkan mengonsumsi daging merah olahan juga berbahaya.

Para peneliti menganalisis data setengah juta orang yang diperoleh dari Biobank. Ternyata, 40 orang dari sebanyak 10 ribu orang yang mengonsumsi 21 gram daging olahan menderita kanker usus. Selain itu, mereka juga meneliti 2609 orang yang mengalami kanker usus selama enam tahun. 

“Kajian ini meunjukkan semakin banyak daging yang kamu konsumsi, maka kamu semakin berisiko terkena kanker,” ujar Emma Shields, manajer iformasi dari Cancer Research UK, dilansir BBC pada Jumat (19/4).

“Semakin sedikit mengonsumsi daging olahan, maka semakin sedikit kemungkinan terkena kanker usus,” imbuhnya. 

Padahal, banyak orang di negara maju khususnya, terbiasa mengonsumsi daging olahan. Para pakar pun meminta masyarakat untuk mengurangi konsumsi daging olahan. Itu dikarenakan kebiasaan orang mengonsumsi burger dan pizza yang umumnya mengandung daging olahan.

Penyebab utama daging olahan menyebabkan kanker karena bahan kimia yang digunakan. Selain, daging olahan juga dimasak dalam temperature tinggi yang menyebabkan munculnya bahan kimia carcinogenic.

Sumber : Akurat.co
Editor : Caki

Comments

Popular posts from this blog

Selepas Libur Paskah, Dolar AS Naik Tipis

Uang dollar. | Sumber : tribunnews.com Bkknewss.blogspot.com - Kurs dolar AS naik terhadap sekelompok mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Rabu pagi WIB (24/4/2019), ketika pasar-pasar keuangan dibuka kembali setelah liburan Paskah. Para pedagang juga lebih menyukai greenback menjelang rilis data produk domestik bruto ( PDB ) AS untuk tiga bulan pertama 2019 pada Jumat (26/4/2019). Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,34 persen menjadi 97,622, tertinggi sejak Juni 2017. Euro berada 0,33 persen lebih rendah pada 1,1218 dolar AS setelah sempat tergelincir di bawah 1,12 dolar AS untuk pertama kalinya dalam hampir tiga minggu. Dolar AS didukung oleh data pada Selasa (23/4/2019) yang menunjukkan penjualan rumah keluarga tunggal baru di AS melonjak mendekati level tertinggi 1,5 tahun pada Maret. Data mengikuti berita positif baru-baru ini tentang penjualan ritel dan ekspor, yang telah meredakan kekhawatiran perlamb...

Bernat Coba Uraikan Perbedaan Mbappe dan Neymar

Juan Bernat (kiri), Mbappe (tengah), Neymar (kanan). | Sumber : theglobalandmail.com Bkknewss.blogspot.com - Pemain bintang anyar andalan PSG, Neymar telah kembali setelah mengalami cedera panjang tentu menjadi sebuah berkah tersendiri bagi Paris Saint-Germain (PSG). Meski absennya sang pemain asal Brasil masih bisa ditutupi oleh penampilan ciamik Kylian Mbappe di atas lapangan, namun magis Neymar tetap sangat dibutuhkan oleh PSG di setiap pertandingan. Meski kedua pemain tersebut memiliki kemampuan untuk membawa PSG memenangkan pertandingan, namun keduanya ternyata memiliki karakter berbeda yang tidak dimiliki satu sama lainnya. Hal tersebut diungkapkan Juan Bernat dalam wawancaranya dengan El Larguero beberapa waktu lalu. Bernat yang dipercaya untuk mengisi sejumlah posisi di sayap kiri PSG, menganggap kalau Neymar dan Mbappe memiliki perbedaan yang cukup signifikan, sehingga membuat keduanya sama-sama tidak mungkin tergantikan di lini serang. '' Ne...

Google Pengembang Aplikasi Cina Dengan 600 Juta Unduhan Dari Play Store

Google Playstore. | Sumber : androidauthority.com Bkknewss.blogspot.com - Dikabarkan Google telah memblokir pengembang Cina populer di Google Play Store, dan secara sistematis menghapus puluhan aplikasinya setelah BuzzFeed dan peneliti keamanan menemukan bahwa pengembang itu melakukan penipuan iklan dan menyalahgunakan izin pengguna. DO Global, yang sebagian dimiliki Baidu, ditemukan telah memproduksi klik iklan palsu untuk mendapatkan penghasilan, di antara praktik penipuan lainnya. Dilansir dari The Verge, Sabtu (27/4) bahwa Google mengatakan pemblokiran itu sebagai tanggung jawabnya untuk melindungi pengguna dan pengiklan. Google sudah berinvestasi dalam alat dan sumber daya untuk memerangi penipuan dan penyalahgunaan global. "Kami secara aktif menyelidiki perilaku jahat, dan ketika kami menemukan pelanggaran, kami mengambil tindakan, termasuk penghapusan kemampuan pengembang untuk memonetisasi aplikasi mereka dengan AdMob atau menerbitkan di Play," ...