| Sumber : militaryfamilylife.com |
Bkknewss.blogspot.com - Ternyata, nafas menjadi sumber kesehatan. Buktinya, manusia yang hidup adalah mereka yang bernafas. Dan ketika mereka sudah tidak lagi bernafas, maka mereka sudah tidak lagi sehat dan tidak lagi hidup.
Kebanyakan orang ternyata mengabaikan pernafasan. Padahal, untuk bisa sehat dan tetap berenergi, orang sebaiknya harus bernafas. Tapi, pernafasan yang baik juga memiliki cara-cara tersendiri.
“Bernafas dengan teknik bisa mengubah kesehatan emosi, fisik, dan mental,” kata Richi Bostock, pelatih teknik pernafasan di @Thebreathguy, dilansir The Sun.
“Itu adalah tentang bagaimana kamu bisa menggunakan olahraga singkat sekitar dua hingga lima menit untuk mengubah bagaimana yang kamu rasakan. Nantinya, kamu bisa rileks ketika stres dan menciptakan energi saat kamu lelah,” jelasnya.
Ritme nafas yang pelan ternyata bisa menurunkan tekanan darah bagi penderita hipertensi. Bahkan, para peneliti dari Belanda menyatakan pernafasan juga bisa menyembuhkan penderita gejala flu. Itu disebabkan dengan pernafasan yang baik bisa mengeluarkan racun dan bakteri yang menyebabkan flu.
Menariknya, pernafasan yang baik juga bisa mengurangi kadar inflamasi setelah infeksi. Nantinya, itu bisa memperkuat sistem imunitas. Bahkan, bisa meredam stres dan kelelahan.
Jika kamu pernah ikut klub olahraga seperti pencak silat atau jujitsu, kamu mungkin pernah mengetahui teknik pernafasan.
Jika belum tahu, ada beberapa teknik pernafasan yang mampu mengusir stres dan lelah dalam sekejap. Teknik pernafasan ini sangat populer dan diakui banyak orang.
Teknik Zen
Teknik ini merupakan pernafasan yang dikembangkan para master zen dari Jepang. Itu dilakukan dengan cara menghirup nafas dan mengeluarkannya secara seimbang. Itu seperti sisi kota. Saat bernafas, kamu harus bisa merasakan adanya aliran udara yang masuk ke tubuh sehingga kamu bisa merasakan kenyamanan yang luar biasa.
Mulai dari lima detik menarif nafas sepanjang kamu bisa. Selanjutnya, itu akan membuat kamu semkain rileks dan kamu harus fokus.
“Dengan berpikir tentang pernafasan, kamu akan membersihkan pikiranmu,” kata Gavin Sandercock, pakar kesehatan olahraga dan peneliti dari Universitas Essex.
Bernafas seperti orang tidur
Menurut Gavin, sebagian besar orang bernafas dengan cepat. Mereka jarang bernafas dengan pelan-pelan.
Karena itu, Gavin selalu menyarankan agar bernafas seperti orang tidur.
“Saat tidur, pernafasan membuat sistem syaraf tenang,” terangnya.
Nafas untuk meningkatkan energi
Dengan mengubah cara bernafas, maka kamu bisa memperlancar aliran darah ke seluruh tubuh. Denyut jantungmu akan semakin sinkron dengan perenafasanmu.
Jika nafasmu pelan, maka denyut jantung akan semakin pelan. Itu akan membantu merasakan ketenangan. Jika nafasmu cepat, maka akan berdampak sebaliknya. Jika kamu membutuhkan energi, maka cobalah bernafas dengan cepat.
Cobalah percepat ritme nafasmu baik hidung atau pun mulut. Itu akan membuka paru-paru. Itu bisa dilakukan selama dua hingga tiga menit.
Sumber : Akurat.co
Comments
Post a Comment